Pernah nggak sih mimpi seorang teman secara konsisten?
Saking seringnya sampai saya heran sendiri, ada kali minimal sekali dalam sebulan teman saya ini ada di mimpi saya. Setiap kali mimpi dia, saya selalu lupa kalau aslinya saya manusia dewasa. Dalam mimpi itu saya selalu sebagai anak sekolah, dia juga. Kami memang dekat banget waktu masih sekolah, bahkan saat awal masa kuliah juga masih.
Entah ya karena alam bawah sadar merasa rindu atau bagaimana, saya rasanya tidak mengerti juga. Mungkin rindu saking lamanya nggak ngobrol lagi dan susah untuk memulai kembali. Ini teman cewek ya...
Saya kenal dia sejak masih SD melalui lomba-lomba antar sekolah. Jujur saya bukan tipe anak yang ramah karena dasarnya bawaan muka poker-face minim ekspresi, meskipun nggak kelihatan songong juga. Tapi yang saya ingat dia adalah teman yang selalu ramah dan ceria ke saya. Kami satu sekolah di SMP dan SMA, di SMP kami sempat duduk satu bangku. Teman saya ini adalah paket cewek populer di sekolah; pintar, cantik iya manis iya, tinggi, aktif di kegiatan sekolah, punya geng cewek-cewek populer di sekolah juga. Teman saya ini suka baca buku dan disitulah kesamaan kami yang bikin dekat, cuma bedanya aja dia tipe cewek populer sementara saya full pack nerd-nya.









